BOBONG, LM – Calon Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Mus yang saat ini berusia 27 Tahun tercatat sebagai satu satunya Calon Bupati Termuda di Maluku Utara.
Sosok Muda Jebolan The University Of Manchester United itu rela menghibahkan waktunya demi melanjutkan perjuangan sang Ayah untuk Taliabu yang maju dan Sejahtera.
Kendati diusia yang jauh lebih muda dari calon kepala daerah lainnya di Kabupaten Pulau Taliabu maupun di Maluku Utara, putri AHM itu dikenal sebagai calon bupati yang visioner karena memiliki wawasan masa depan yang cukup luas.
Tak heran jika AHM siap pasang badan untuk kemenangan Putri tercintanya ini di Pilkada Taliabu 2024 demi melanjutkan perjuangan pemekaran kabupaten Pulau Taliabu yang telah dirintis begitu lama.
” Saya dengan susah payah membangun Taliabu, tapi inikah pembangunan yang dilaksanakan selama 10 tahun? Jawabannya adalah Sashabila Mus dan Ode Yasir 5 Tahun ke depan” Kata AHM, usai mendaftar paslon Sashabila La Ode Yasir di KPU baru baru ini.
Tak terpisah, Sashabila Mus dalam orasi singkatnya memaparkan realitas Taliabu saat ini dan tawaran konsep perubahan Taliabu di masa depan.
Bagi Sasha, tugas membangun daerah bukan hanya tanggung jawab dua orang, yakni antara pemimpin saja, melainkan tindakan perubahan lanjut dia, harus dimulai dari tanggungjawab dan persepsi bersama, terutama dalam menghadapi momentum pilkada tahun ini.
Perubahan kata dia, harus dimulai dari sistem politik dan kebijakan pemerintahan saat ini ke sistem politik gaya baru.
mulai dari gaya politik uang ke politik yang bersih, dan sehat, mulai dari kebijakan kebijakan yang penuh tekanan membabi buta ke motivasi kinerja yang lebih halus dan bijak.
“karena membangun daerah merupakan tanggung jawab besar. Tugas kepala daerah adalah sebagai pemimpin, yang melaksanakan adalah kita semua” ujarnya saat Deklarasi.
Karena Itulah, Sasha lantas mengupas filosofi pasangan Calon Bupati Sashabila Mus dan Calon Wakil Bupati La Ode Yasir yang dikenal dengan Akronim “SAYA TALIABU.
Magister yang membidangi Ilmu Tata Kota itu menguraikan makna SAYA bukan sekedar Singkatan dari Sasha – Yasir, melainkan lebih dari itu, SAYA adalah sebuah identitas diri, sebagai kita, atau anda semua.
Berangkat dari filosofi SAYA TALIABU yang disebutkan, maka Setiap yang mengakui identitasnya sebagai Orang Taliabu harus menyadari Tanggung Jawab akan perubahan Taliabu kedepan sebagai tanggung jawab bersama.
Mulai dari perubahan sistem politik uang saat pemilu hingga kesadaran tanggungjawab dalam menuntun pembangunan kedepannya.
menurutnya, jika hari ini politik uang masi laku di kalangan masyarakat, disadari atau tidak hal itu hanya akan membiarkan orang orang yang tidak punya niat baik untuk berkuasa dan mengendalikan kebijakan pemerintahan lima tahun mendatang.
diketahui, Sashabila Mus dan La Ode Yasir mendapat dukungan dari partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), yaitu Partai Demokrat dan juga Partai Hanura, Partai Nasdem, PKN, PKS dan partai perindo, (red)




