TALIABU, LM – kemajuan teknologi dan informasi pada era saat ini belum dinikmati sepenuhnya oleh generasi muda secara optimal khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu.
Salah satu alasannya adalah selain belum didukung oleh jaringan komunikasi yang memadai, hal tersebut juga belum ditopang oleh pemimpin yang memiliki rantai berpikir.
Perhatian khusus bagi generasi muda di era globalisasi tersebut hanya ada pada sosok calon Bupati termuda di Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Mus yang menargetkan akan menjawab tantangan global melalui Balai Muda Siap Kerja atau yang disebut Balai Musik.
berangkat dari Konsep Balai Musik ini, generasi muda akan diberikan pelatihan khusus tentang cara untuk menyambut ‘Triple T’ (Teknologi, Transportasi, dan Telekomunikasi). sebab menurut calon Bupati yang disapa akrab Sasha itu, diera digitalisasi seperti sekarang ini, generasi muda Pulau Taliabu harus mampu menghadapi perkembangan dan kemajuan teknologi yang penuh ancaman dan tantangan di era ini.
“Jangan sampai ‘Triple T’ ini masuk ke Taliabu dengan cuma-cuma. Untuk itu, balai musik dipersiapkan bagi generasi Taliabu untuk menyambut perkembangan dan kemajuan tersebut” beber Sasha saat kampanye tatap muka di Kecamatan Taliabu timur selatan baru baru ini.
Program yang dicanangkan itu Rencananya akan berkolaborasi dengan Indonesia Cretive City Network (ICCN) untuk memberikan pendampingan terhadap generasi muda Pulau Taliabu dalam menyambut kemajuan teknologi. tujuannya agar potensi generasi muda dapat diasah dan diarahkan melalui program Balai musik tersebut.
“Balai musik juga sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan menciptakan generasi muda Pulau Taliabu yang siap kerja” tandasnya.
Sebelumnya, putri sulung Ahmad Hidayat Mus itu memaparkan bahwa terdapat pintu pintu yang bisa dibuka untuk kesejahteraan masyarakat, hanya saja butuh pemimpin yang bisa menjadi rantai berpikir.
Selain tantangan, era Globalisasi juga menjadi suatu ancaman budaya, untuk itu menurut putri Sulung AHM itu, agar penetrasi budaya melalui kehidupan yang serba global saat ini tidak menggerus budaya lokal yang telah sejak dulu menjadi warisan budaya, maka Langkah memperkokoh jati diri dan wawasan kebangsaan sangat perlu ditunjang dan perlu menjadi prioritas agar warisan budaya tidak mudah lentur tergerus arus globalisasi.
“Program – program untuk menjaga budaya dengan program karantina Budaya adalah penting, mana yang akan saya lakukan adalah memastikan bahwa program tersebut akan ditunjang dan di bantu oleh pemerintah daerah dan ditopang oleh Balai kopi dan balai Music.
diketahui, Balai kopi adalah balai kolaborasi penunjang inovasi dan balai musik adalah balai muda siap kerja. Balai kopi dan Balai music ini akan tersebar di seluruh kecamatan Pulau Taliabu jika pasangan nomor urut satu sashabila mus dan La Ode Yasir diamanahkan menjadi Bupati dan wakil bupati Kabupaten Pulau Taliabu melalui perjuangan Demokrasi pemilu 2024.
“Untuk memastikan bahwa digitalnetiz yang ada di kabupaten pulau taliabu siap untuk menyambut peperangan digital, siap menyambut semua tantangan dan dipastikan adalah menyambut kesempatan untuk meraih kesejahteraan yang merata melalui digitalisasi” tegasnya, (bro).




