Iustrasi BTS
BOBONG, LM – Dalam upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memastikan pemerataan akses layanan telekomunikasi berkualitas di seluruh wilayah di Indonesia, Telkomsel telah mengoperasikan Base Transceiver Station (BTS) yang berlokasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) termasuk di Desa Sofan, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu.
Kabar gembira terdengar dari masyarakat Desa Sofan pada hari kamis ( 30/3/2023 ) sekitar pukul 13 : 25 WIT ketika mencoba menghubungi Kantor Redaksi Lintas Malut via video call WhatsApp di Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat.
“Saat ini di Desa sementara ramai, karena jaringan 4G Telkomsel sudah aktif,” ujar Dedi Djanu.
Dikatakannya, jaringan telekomunikasi 4G Telkomsel tiba-tiba muncul tanpa ada pemeberitahuan kepada masyarakat sehingga sontak membuat riuh bahkan terlihat masyarakat berlarian ke rumah untuk mengambil Handphone (HP) guna memastikan keberadaan sinyal Telkomsel.
“Pokoknya heboh dan ada warga yang berlari ke rumah untuk ambil Hp,” katanya.
Membenarkan kabar tersebut, Pj. Kades Sofan, Kristina Sopamena mengaku telah menerima telepon dari keluarga di Desa Sofan, bahkan ada warga yang menghubungi via Video Call perihal menyampaikan bahwa masyarakat sudah menikmati jaringan 4G Telkomsel.
“Iya benar, Sinyal Telkomsel sudah ada siang tadi di Sofan,” akuinya.
Lanjut Kades, pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten yang telah peduli sehingga menjawab kebutuhan masyarakat di pedesaan.
“Atas nama Masyarakat Desa Sofan, saya sampaikan terima kasih kepada Pemerintah baik di pusat maupun daerah karena sudah menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Diketahui, Telkomsel bersama pemerintah melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo juga membangun BTS Universal Service Obligation (USO) di desa-desa yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi, untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar. Beroperasinya BTS broadband Telkomsel di pelosok dan perbatasan negara menjadi sangat krusial karena sarana telekomunikasi yang berkualitas dapat meningkatkan ketahanan nasional sekaligus mempersatukan bangsa Indonesia yang tersebar di berbagai pulau.
Selain itu, layanan broadband yang merata juga memungkinkan masyarakat yang berada di daerah pelosok menikmati internet dan layanan digital dengan kualitas yang setara dengan masyarakat di kota besar sekalipun. Semangat ini sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan program Indonesia Merdeka Sinyal, yang diharapkan akan mendorong penguatan ekosistem digital sebagai pendorong perekonomian bangsa. (red)





