BOBONG,LiputanTaliabu.Com – memasuki usia kabupaten Pulau Taliabu di Usia yang ke 13 tahun, Dunia pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu dikatakan masih memiliki masalah krusial yang belum terpecahkan dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut dinilai perlu adanya tindakan nyata juga persaingan yang mampu Memantik terwujudnya Asta Cita Pendidikan yang menjadi Komitmen Pemerintah Pusat menuju Indonesia Emas 2045.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin, M. Pd, dalam acara Pembukaan Kegiatan Lomba yang digelar dalam rangka Memperingati Hardiknas 2026 yang di selenggarakan di halaman Kantor dinas pendidikan Taliabu senin (27/04/2026).
menurut damruddin, Semangat mewujudkan Asta Cita Pendidikan telah menjadi Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu yang akan diwujudkan demi kepentingan Pendidikan membangun sumber daya manusia yang cerdas berakhlak, dan Berbudayadi Negri dengan Semboyan HemungSia Sia Dufu ini .
dari sejumlah permasalahan pendidikan yang dipaparkan, menurut damruddin permasalahan Literasi menjadi hal paling urgen yang perlu dijawab dalam kerja nyata. dimana dari 62 persen yang ditargetkan pemerintah pusat, Pemda Taliabu baru mencapai 42 persen. di samping redistribusi guru dan peningkatan kompetensi pendidik yang belum baralaku merata.

“untuk peningkatan Kompetensi guru saat ini belum merata dan itu telah kami atasi dengan melakukan penguatan penguatan kompetensi guru dengan mengandalkan Dana BOS” Bebernya di hadapan Bupati dan wakil Bupati Sashabila Mus – La Ode Yasir dalam acara Pembukaan Kegiatan Lomba Hardiknas yang melibatkan siswa Siswi dan para Guru perwakilan sekolah Tingkat PAUD, SD dan SMP yang tersebar di 8 kecamatan Kabupaten Pulau Taliabu.
Berangkat dari Tema : “Semangat Transformasi Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Damruddin yang juga mantan Kadis Pendidikan Provinsi Malut itu memetakan kebutuhan Sarana dan prasarana yang belum memadai secara merata di sekolah sekolah, terutama meja kursi yang akhir akhir ini mendapat sorotan publik di Media sosial.
Kata dia, kursi yang telah di distribusikan tahun ini akan ditambahkan hingga dapat memastikan pemerataan diseluruh sekolah.
“Kita tahu bersama yang sudah viral di media sosial beberapa waktu kemarin itu, Tahun kemarin kita punya pengadaan meja kursi untuk sekolah sekolah, dan tahun 2026 ini akan kita tambahkan hingga dapat memastikan redisbusi meja kursi itu merata di sekolah sekolah” Tegasnya.
Sebelum menutup sambutannya Damruddin mengingatkan para tenaga pendidikan untuk terus memupuk Kelestarian nilai nilai budaya lokal bagi generasi dengan mengedepankan kolaborasi antar dinas dan guru sebagai ujung tombak pendidikan di tingkat sekolah dengan tagline : “Dinas Mendampingi, Guru melayani”.
akhirnya, Damruddin menyampaikan Terima kasih kepada ra siswa siswi peserta lomba juga para tenaga pendidik, operator sekolah yang tanpa kenal lelah terus nyalakan semangat pengabdian bagi dunia Pendidikan di Taliabu, sekaligus keaktifan dalam Kegiatan Hardiknas yang diperlombakan tahun ini.
Ia berharap, semangat pengabdian tanpa batas terus mengalir di sanubari para tenaga pendidikan Taliabu agar dapat menjawab tantangan pendidikan yang berdasarkan data masih menunjukkan masih terdapat lebih dari seribu anak utus sekolah.
“Langkah berikut, data menunjukkan anak taliabu yang tidak sekolah diangka 1.300 anak saya berharap kepada para guru, pengawas, operator sekolah, terus semangat, Terima kasih atas partisipasinya dan semangat pengabdian untuk tujuan bersama mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati” Tutupnya, (*).





