LintasMalut.Com — Dalam waktu dekat ini, Bursa pencalonan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Maluku Utara segera dihelat.

Salah satu figur yang memastikan maju bertarung dalam kontestasi musyawarah Daerah tersebut adalah mantan Wakil Ketua Bidang Konsultasi Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan KADIN Malut, masa bakti 2019–2024, Rusdi Yusuf.

Foto istimewa :
Rusdi Yusuf

diketahui, Selain aktif di organisasi, Rusdi dikenal sebagai sosok pengusaha muda yang memimpin sejumlah perusahaan di sektor pertambangan dan bisnis lainnya dengan segudang pengalaman yang mumpuni.

CEO berjiwa muda itu tercatat sebagai Direktur Utama PT Tambang Bumi Kieraha, Komisaris PT Tambang Bumi Mandiri, Direktur Utama PT Tambang Bumi Pasifik, Komisaris PT Fogoguru Saruma Global, serta Komisaris PT Aura Nusantara Grup.

jelang musyawarah Kadin Malut kali ini, Rusdi mengaku telah melakukan konsolidasi intensif dengan pengurus kabupaten/kota se-Maluku Utara guna memperkuat dukungan politik internal organisasi.

“Alhamdulillah sejauh ini konsolidasi sudah berjalan baik. kami bahkan telah mengantongi dukungan dari sebagian besar pengurus kabupaten/kota di Maluku Utara,” ujar Rusdi kepada LintasMalut. com, Senin (11/5/2026).

Rusdi yang saat ini menjabat Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia itu menegaskan, keputusan untuk bertarung dalam perebutan kursi Ketua KADIN Malut sebagi bagian dari komitmen untuk memperkuat organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, investasi, dan ketenagakerjaan.

dikatakan, KADIN harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi wadah perjuangan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini tetap menjadi wadah perjuangan bersama, terus bersinergi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat juga daerah,” katanya

musyawarah provinsi nanti harapnya, dapat menjadi momentum mempererat persatuan antar pengurus serta melahirkan kepemimpinan yang merangkul seluruh elemen organisasi dan dunia usaha di Malut.

Sebagai informasi, dinamika jelang musyawarah diprediksi terus berkembang sehingga figur lain disebut-sebut mulai melakukan komunikasi politik dan penjajakan dukungan untuk ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua KADIN Malut.(*)